Tampilkan postingan dengan label Pengantar Telematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengantar Telematika. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Januari 2016

Tugas 4 Pengantar Telematika

Proses Komunitas Java (Java Community Process JCP)

Arsitektur Java Virtual Machine
Java Virtual Machine (JVM) adalah sebuah spesifikasi untuk sebuah komputer abstrak. JVM terdiri dari sebuah kelas pemanggil dan sebuah interpreter Java yang mengeksekusi kode arsitektur netral. Kelas pemanggil memanggil file.class dari kedua program Java dan Java API untuk dieksekusi oleh interpreter Java. Interpreter Java mungkin sebuah perangkat lunak interpreter yang menterjemahkan satu kode byte pada satu waktu, atau mungkin sebuah just-intime (JIT) kompiler yang menurunkan bytecode arsitektur netral kedalam bahasa mesin untuk host computer.
Dalam spesifikasi mesin virtual Java, behaviour mesin virtual digambarkan dari sisi subsistem, area memori, tipe data, dan instruksi. Arsitektur Java Virtual Machine menunjukkan diagram blok mesin virtual Java yang mencakup subsistem utama dan daerah memori yang diuraikan dalam spesifikasi, masing-masing mesin virtual Java memiliki subsistem class loader yaitu mekanisme untuk memuat tipe (kelas dan interface) diberikan nama-nama yang memenuhi syarat. Setiap mesin virtual Java juga memiliki mesin eksekusi yaitu mekanisme yang bertanggung jawab untuk melaksanakan instruksi yang terdapat dalam methods of loaded classes.
Ketika  Java  Virtual  Machine  menjalankan  sebuah  program,  butuh  memori  untuk menyimpan  banyak hal, termasuk  bytecode  dan  banyak  informasi   lain  ekstrak  dari  loaded  class  files,  objek  program  instantiate, parameter methods, nilai return, variabel lokal, dan antara hasil perhitungan.  Java virtual machine  mengatur memori yang dibutuhkan untuk mengeksekusi program ke beberapa runtime area data.
Meskipun  terdapat   runtime  area  data  yang  sama  dalam  beberapa  bentuk  di  setiap  implementasi  JVM, spesifikasi  cukup  abstrak.  Beberapa  runtime  area  data  membagi  antara  application's  threads  dan  lainnya yang unik ke  individual threads. Setiap contoh dari JVM memiliki satu area  method  dan satu  heap.  Daerah ini  dibagi  oleh  semua  thread  yang  sedang  berjalan  dalam  JVM.  Ketika  mesin  virtual  memuat  file  class, kemudian menguraikan informasi tentang tipe dari data biner yang terdapat dalam file class. Ketika program berjalan, mesin virtual tempat semua obkjekprogram instantiate ke heap.
Java stack  terdiri dari stack frames (frame).  Sebuah  frame  berisi  tumpukan  dari  satu  pemanggilan  metode Java.  Ketika thread memanggil  sebuah method, mesin virtual Java mendorong  frmae  baru ke thread Java stack. Ketika method sudah lengkap mesin virtual muncul dan membuang frame untuk method tersebut.

Sabtu, 19 Desember 2015

Tugas 3 Pengantar Telematika

Open Services Gateway Initiative (OSGi)

Spesifikasi
Spesifikasi OSGI adalah suatu kerangka kerja yang mendefinisikan aplikasi model manajemen siklus hidup, sebuah layanan registrasi, sebuah lingkungan eksekusi dan modul. Spesifikasi OSGI digunakan didalam sebuah aplikasi mulai dari ponsel ke open source Eclipse IDE. Wilayah aplikasi lain meliputi mobile, otomasi industri, otomatisasi bangunan, PDA, komputasi grid, hiburan (misalnya iPronto), armada manajemen dan aplikasi server.

Selasa, 10 November 2015

Tugas 2 Pengantar Telematika

Teknologi yang terkait antar muka telematika

1.         Head-up Display Systems
Head-up display, atau disingkat HUD, adalah setiap tampilan yang transparan menyajikan data tanpa memerlukan pengguna untuk melihat diri dari sudut pandang atau yang biasa.
1.1       Sejarah HUD
HUD pertama kali diperkenalkan pada tahun 1950-an, dengan adanya teknologi reflektif gunsight pada perang dunia ke dua. Saat itu, suatu tembakan dihasilkan dari sumber listrik yang diproyeksikan ke sebuah kaca. Pemasangan proyektor itu biasanya dilakukan pada bagian atas panel instrumen di tengah daerah pandang pilot, antara kaca depan dan pilot sendiri. 
Dengan menggunakan reflektif gunshight pada pertempuran udara, pilot harus “mengkalibrasi” pandangannya secara manual. Hal ini dilakukan dengan memasukkan lebar sayap target pada sebuah penyetelan roda yang diikuti dengan penyesuaian mata, sehingga target yang bergerak dapat disesuaikan dengan bingkai yang diarahkan kepadanya. HUD terbagi menjadi 3 generasi yang mencerminkan teknologi yang digunakan untuk menghasilkan gambar, yaitu:
a)      Generasi Pertama
Gunakan CRT untuk menghasilkan sebuah gambar pada layar fosfor, memiliki kelemahan dari degradasi dari waktu ke waktu dari lapisan layar fosfor. Mayoritas HUD beroperasi saat ini adalah dari jenis ini.
b)      Generasi Kedua
Gunakan sumber cahaya padat, misalnya LED, yang dimodulasi oleh sebuah layar LCD untuk menampilkan gambar. Ini menghilangkan memudar dengan waktu dan juga tegangan tinggi yang dibutuhkan untuk sistem generasi pertama. Sistem ini pada pesawat komersial.
c)      Generasi Ketiga
Menggunakan waveguides optik untuk menghasilkan gambar secara langsung dalam Combiner daripada menggunakan sistem proyeksi.
Penggunaan HUD dapat dibagi menjadi 2 jenis. Jenis pertama adalah HUD yang terikat pada badan pesawat atau kendaraan chasis. Sistem penentuan gambar yang ingin disajikan semata-mata tergantung pada orientasi kendaraan. Jenis yang kedua adalah HMD, helm dipasang yang menampilkan HUD dimana elemen akan ditampilkan tergantung pada orientasi dari kepala pengguna. 

Kamis, 15 Oktober 2015

Tugas 1 Pengantar Telematika

Layanan Telematika

1. Layanan Informasi

Layanan Informasi adalah penyampaian berbagai informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat menolah dan memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya.  
Secara umum agar terkuasainya informasi tertentu sedangkan secara khusus terkait dengan fungsi pemahaman (paham terhadap informasi yang diberikan) dan memanfaatkan informasi dalam penyelesaian masalahnya. Layanan informasi menjadikan individu mandiri yaitu memahami dan menerima diri dan lingkungan secara positif, objektif dan dinamis, mampu mengambil keputusan, mampu mengarahkan diri sesuai dengan kebutuhannya tersebut dan akhirnya dapat mengaktualisasikan dirinya.